Blogger : How They Report Spam Blog

Sudah bukan rahasia lagi bila kini makin merembet saja jumlah blog yang diblokir oleh pihak Blogger. Ini juga menjadi semacam perenungan bahwa blogger.com memang banyak dipakai oleh para spammer dalam menjalankan aksinya. Era email sebagai sarana menyebarkan berita lewat internet kini makin diperkaya dengan terobosan melalui media blog. Makanya kini berkembang istilah splog, gabungan dari spam + blog.

Spammer makin dimanja dengan kemudahan membuat blog gratisan di blogger. Mereka tak perlu khawatir harus mengisi identitas layaknya membeli domain untuk mendapatkan blog. Dan tentunya bisa saja dalam blognya mereka tak mencantumkan profil. Terlebih mereka memangkas jalur komunikasi dengan pihak luar dengan menutup fitur komentar. Komplit sudah upaya menutupi identitas mereka.

Salah satu upaya yang banyak dipakai pengunjung untuk mengakabarkan ke pihak blogger akan keberadaan blog spam adalah dengan memanfaatkan fitur Navbar. Sebaris kolom yang umumnya berada di bagian atas sebuah blog ini memang bisa digunakan untuk mengontak Blogger akan keberadaan blog yang melanggar TOS, termasuk spam.

Nah, pintu ini juga sudah dipahami oleh spammer sebagai lubang yang berbahaya. Maka tak heran navbar ini akhirnya juga ikut dibabat untuk disembunyikan keberadaannya. Lalu bagaimana bila kita ingin melaporkan ke Blogger bila menemui kendala demikian?

Sebenarnya pihak Blogger telah menyediakan satu pintu untuk keperluan ini, yakni di halaman :

http://help.blogger.com/?page=.._type=Spam&Submit=Submit

Adakah kaitannya informasi ini dengan banyaknya rekan blogger yang kehilangan blognya? sepertinya masih jauh untuk diperiksa. Namun memang kini banyak layout atau template gratisan yang mentah-mentah tak menayangkan navbar di blognya. Dan mestinya mereka tak perlu khawatir akan navbar bila memang konten blognya tak teridentifikasikan sebagai blog spam kan? karena navbar kini berada di area “abu-abu”
untuk diperdebatkan akan kewajibannya yang harus dipasang.

Dan kenyataan di lapangan memang akhirnya program pemberantasan blog spam ini makin tak terarah. Blog yang edittag pernah singgahi beberapa diantaranya kini sudah tak bisa diakses lagi. Alasannya adalah melanggar TOS (meski ini tak diberitakan secara gamblang melalui email misalnya). Namun petunjuknya jelas, blognya tak lagi ditemukan di dalam Panel Kontrol. Hilanglah postingan didalamnya. Ludes. Sedih juga kan?





Kabarkan ke teman blog ini

Free Tell-a-Friend by Bravenet.com

11 pemikiran pada “Blogger : How They Report Spam Blog

  1. Ih serem ya kang hery. Klo sampe blog kita tiba2 hilang. Yang dimaksud SPAM dalam blog itu gimana seh? Apa setiap kita meninggalkan pesan di blog orang lain di anggap spam? Atau kita membuat postingan terlalu banyak? Maaf kang kebanyakan dan bukan nye PAM lho..

    Suka

  2. Sampai saat ini saya masih bingung dengan istilah spam… apalagi blog yang isinya spam…? Minta tolong dijelasin mas, biar saya paham dan nggak terjebak jadi blog spam, matur nuwun

    Suka

  3. pro pertamax : kalo meninggalkan pesan di blog lain, itu tak langsung disebut spam blog, karena dia hanya kirim pesan di blog orang lain.
    nah spam blog itu murni menggunakan blog sendiri untuk kegiatan spam-nya.
    jadi bentukan spam memang ada banyak, dan yg kita bahas disini adalah spam blog.
    untuk meninggalkan pesan di blog orang juga bisa dianggap spam, selama kita menulis hal yang tak relevan, atau meninggalkan link yang bermaksud mengajak pembacanya ke situs tertentu utk keperluan komersil.
    jadi spam dalam bentuk pesan dalam komentar juga ada, dan ini juga banyak, makanya banyak plugin di wp misalnya untuk mengusir spam di komentar.
    jadi hati-hati kalo meninggalkan pesan di komentar skalipun, karena bisa jadi pemilik blog akan menganggapnya sebagai spam.

    pro lilik : contoh blgo spam begini, dalam blognya mereka hanya mencantumkan postingan dari web atau blog lain yang dikenal memailiki keyword dengan nilai tinggi. lalu mereka seenaknya saja mencomot artikel tanpa memberikan kredit kepada penulis atau blog aslinya, lalu mereka akhirnya memasang adsense untuk cari keuntungan.
    atau bentukan lainnya : mereka memposting banyak skali tulisan dalam sehari yang isinya hanya link ke situs jualan tertentu, sama spt spam dalam email.
    intinya adalah, mereka melupakan jatidiri blog sebagai media personal dalam menuangkan pikiran dan opini pribadi dan menggantinya ke arah komersil yang nyata atau terselubung.

    Suka

  4. Blogger lebih beradab daripada Worpress.com. Di WP.com ketika kena suspend, yang disuspend adalah username kita sehingga kita tidak bisa masuk ke dasbor sama sekali dan semua blog kita ikut tidak bisa dibuka. Saya pernah mengalami yang seperti itu.

    Di Blogger, apabila ada yang melaporkan, maka hanya blog yang dilaporkan saja yang tidak bisa diakses publik selama masa evaluasi. Sebagai pemilik kita masih bisa mengakses blog tersebut melalui dasbor. Setelah pihak Blogger memutuskan blog kita bukan splog maka tanpa mengemis ke Blogger pun blog kita akan kembali bisa diakses oleh publik. Di WP.com, kita perlu begging kepada mereka agar blog kita diunsuspend.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s