Adsense : Optimize Blog

Keingintahuan yang sering mengusik pengunjung blog edittag yang ramai saat ini tentu mudah ditebak. Iklan adsense yang berjejal memenuhi tampilan muka. Bagaimana bisa dengan mudah memunculkan iklan adsense dengan materi blog yang sarat dengan muatan berbahasa Indonesia?

Bila berharap mendapat jawaban yang bisa memuaskan, dengan ekspektasi tingi agar blognya juga bisa tertular memunculkan iklan Adsense, maaf sekali mungkin beberapa paparan berikut bisa jadi tak berpengaruh banyak. Satu hal yang pasti adalah, edittag saat ini seang bergiat memutar balik tampilan dengan satu harapan yang sama, agar iklan sudi mampir dan bercokol di beberapa bagian yang ada.

Sepertinya memang tak salah bila kegemaran memutarbalikan tampilan blog ini salah satunya juga karena pertimbangan diatas. Bahkan percayakah Anda bila alasan utama memindahkan sidebar dari kolom sebelah kiri konten kemudian menggantinya ke arah yang berlawanan karena Adsense? jangan anggap ini sebagai bagian konspirasi ilmiah yang resmi. Ini tak lebih dari keputusan dari keingintahuan belaka.Ya, demi adsense semua alasan asal-asalan demikian make any sense :D.

Jadi inikah petuah yang ingin disampaikan bila ditanya bagaimana memunculkan iklan di blog ini? sepertinya memang penegasan diawal bahwa kemunculan iklan semata pertimbangan utak atik tampilan harus kembali diingatkan. Memang demikian adanya.

Pasti diantara kalian menjadi malas untuk menanyakan hal ini sekali lagi. Tapi kuberitahu teman, ada beberapa catatan yang bisa kita lakukan untuk memaksimalkan agar kemungkinan iklan muncul di blog kita. Setuju?

Bila diingatkan sekali lagi bahwasanya program Adsense adalah program yang memunculkan iklan sesuai konten yang kontekstual, tentu kalian sudah hapal di luar kepala. Jadi modal utama yang harus dicamkan tentunya adalah konten. Lebih tepatnya konten dalam bentuk teks. Sekali lagi : teks. Berupa kata-kata. Nah, bila kita kembangkan lagi, teks dalam sebuah blog bisa menjelma menjadi beragam bentukan. Sebut saja mulai dari isi postingan, deskripsi blog, judul blog, meta-tag, judul kolom sidebar, judul postingan, profil pemilik blog, tautan-tautan dalam blog, atau mungkin anda bisa bantu dengan menyebut beberapa bentukan kata lainnya. Sebenarnya inilah inti dari saran yang mungkin sedikit banyak membantu. Dan mestinya pula ini bisa memberi pencerahan tatkala melongok email dalam akun Gmail kita, misalnya saat kita membaca berita mengenai undangan perkawinan di suatu kota di Yogyakarta tapi sempat kita menemui iklan dari Adsense yang berisi kata-kata Indonesia. Ya, semua tak lebih karena kekuatan kata-kata di dalamnya.

Lalu bila boleh menyebut ini sebagai tambahan pertimbangan, silakan dilakukan. Jangan lepaskan begitu saja istilah dalam bahasa Inggris. Misalnya saat kita menyebut MP3 Player, maka tak berarti kita lepaskan saja dengan menggantinya menjadi Pemutar MP3. Ada baiknya keduanya ditampilkan berbarengan, menjadi Pemutar MP3 (MP3 Player). Ini tak lebih karena masih sedikit pengiklan yang menggunakan Bahasa Indonesia sebagai deskripsi penyertanya. Bahkan tentu juga mahfum bila bahasa Inggris masih menajdi pemasok utama iklan yang bermunculan di Adsense.

Nah ini pertanyaan yang menggelitik? “apa benar mas bila menggunakan layout akan lebih mudah memunculkan iklan”? wah ini pertanyaan yang sedikit banyak menuntut bahasan yang lebih teknis. Tapi bila boleh mengelak dari menjawab ini mungkin akan lebih diplomatis bila menyebut kemudahan teknis dalam merawat blog dengan bantuan mode layout lebih punya kekuatan. Pertimbangan pemilihan layout memang lebih condong dalam tataran pengaplikasian. Pernah kuberitahu kan bila untuk keperluan memindah-mindahkan elemen blog tentu menjadi hal yang ringan ketika kita menggunakan mode layout.

Ini bagian untuk mereka yang acapkali menemui iklan adsense di dalam beberapa postinganya, namun kehilangan iklan ini di halaman muka. Di awal-awal edittag juga sempat menemui hal ini. Edittag sempat menemukan gejala ini karena perbedaan perilaku tiap-tiap postingan. Ini karena ada beberapa postingan yang sudah terbilang “sering” di longok pengunjung lain. Faktor utamanya bisa jadi karena keberhasilan postingan tersebut terlacak oleh mesin pencari. Memang tak bisa terbantahkan lagi, untuk keperluan ini memang kita begitu bergantung pada sebuah robot yang bernama GoogleBot. Bila kita kembalikan kepada kasus diatas, maka ada baiknya juga kita mengecek keberadaan robot ini di halaman blog kita. Untuk memaksimalkan ini tips yang bisa dilakukan sembari menunggu hasil dari robot ini adalah jangan menumupuk terlalu banyak postingan yang dimunculkan di halaman muka.

Menarik? kalau begitu tak keberatan bila kita sambung di lain waktu ya :D.

Tag : adsense tidak muncul, adsense kadang muncul.

Kabarkan ke teman blog ini

Free Tell-a-Friend by Bravenet.com

8 pemikiran pada “Adsense : Optimize Blog

  1. Tulisan ini menarik, saja jadi ngerti masalah penempatan iklan adsense. memang benar kata mas agus iklan adsense lebih dominan tampil dihalaman posting dari pada di halaman utama. repot juga ya kita harus menyesuiakan setiap postingan agar terbaca dihalaman utama. Mungkin kalian punya saran lain?

    Suka

  2. belum puas? hm..sepertinya memang berhasil bikin penasaran ya…dan tunggu saja kelanjutanya, karena memang tercetak jelas bahwa tulisan ini bersambung….mohon kesabaran dan doanya agar bisa melanjutkan tulisanya….

    Suka

  3. Wah rame bener blognya ya… mas saya baru ikutan ngeblog nih, udah diterima jd member google adsense tp ga ngerti cara masangnya di wordpress saya. Mohon bantuannya, kebetulan saya termasuk manusia gaptek mas hihi…
    oya sekalian minta link back ya mas. Makasih.

    Suka

  4. Waduh bahasanya kok sulit dicerna ya. Kayak terjemahan saja. Penjelasannya mbok ya yang praktis saja gitu lho mas. Biar wong ndeso seperti saya ini bisa ngerti gitu.

    Suka

  5. pro junjung : sayang sekali untuk pengguna wp.com masih belum bisa terwadahi untuk menempatkan kode adsense, batu terbatas pada wp dengan hostingan sendiri.

    pro indobloger : bahasanya bila sulit dicerna mohon pengertian, tak semua bisa tercerahkan dengan penulisan yang sama. terima kasih untuk sarannya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s