HTML : Adding Sound to Blog

Mestinya mendapati blog yang menyertakan suara yang otomatis dimainkan saat blog dibuka menghasilkan kesan yang menyenangkan dan seru.Namun tidak oleh sebagian pengguna internet lainnya.

Mungkin awal-awal kebangkitan web banyak sekali kita dapatkan pemilik website pribadi yang mencantumkan lagunya dalam webnya.Tujuanya tak lain agar webnya akan semakin kaya dengan materi yang disuguhkan.Bila kita lihat kondisi sekarang, banyak pengakses web atau blog yang juga asyik mendengarkan lagu melalui player yang tersedia di PCnya.Jadi bisa kita bayangkan bila ketika asyik berseluncur ke blog teman tiba-tiba kita mendapati suara yang masuk tanpa kita kehendaki.Sungguh menggangu kan?

Lain bila keinginan menempatkan suara di blog menjelma menjadi sebuah pertanyaan.Karena secara teknis HTML sangat mendukung.

Berikut beberapa tag HTML yang bisa kita gunakan untuk menempatkan file suara di blog kita :

<embed src=”yourmusicfile.mid” autostart=”true” loop=”true”
width=”2″ height=”0″>
</embed>

Tag tersebut bisa dikenali oleh perambah Netscape, begitu juga dengan IE 3.0 dan versi terbarunya.

<bgsound src=”yourmusicfile.mid” loop=”infinite”>

Tag ini dikenali oleh Mozilla, Opera dan semua versi IE.

Dan karena sifatnya yang tidak saling melemahkan, terkadang menempatkan tag keduanya ke dalam template blog kita juga bukan hal yang tabu dilakukan.Seperti tag berikut :

<embed src=”yourmusicfile.mid” autostart=”true” loop=”true”
width=”2″ height=”0″>
</embed>
<noembed>
<bgsound src=”yourmusicfile.mid” loop=”infinite”>
</noembed>

Ada pula beberapa blog yang menempatkan tag dengan lebih santun, seperti :

<a href=”yourmusicfile.mid”>Play background music</a>

Dengan begitu pengunjung lebih memiliki pilihan untuk mendengarkan suara yang kita tawarkan.Hasilnya keinginan pemilik blog dan kenikmatan pengunjung bisa saling melengkapi.Kode seperti tersebut diatas bisa kita dapatkan di song2play.com

Semoga berguna.

Info terkini (09 Maret 07): Layanan serupa yang juga patut untuk dicoba adalah dari http://imeem.com. Disini kita bahkan diperkenankan membuat daftar lagu (play list) yang bisa ditampilkan secara bersamaan.

Catatan penangkapan Google :
– Berada di posisi ke-1 dengan kata kunci ‘pasang lagu di blogs’ di Google Indonesia pada tanggal 4 Mei 2007.
– Berada di posisi ke-2 dengan kata kunci ‘backsound code for web’ di Google Indonesia pada tanggal 16 April 2007.
– Berada di posisi ke-6 dengan kata kunci ‘html backsound’ di Google Jerman pada tanggal 29 April 2007.
– Berada di posisi ke-3 dengan kata kunci ‘backsound code for web’ di Google Indonesia pada tanggal 22 April 2007.’ di Google Indonesia pada tanggal 16 April 2007.
– Berada di posisi ke-2 dengan kata kunci ‘ code html’ di Google Indonesia pada tanggal 22 April 2007.’ di Google Indonesia pada tanggal 25 April 2007.

7 pemikiran pada “HTML : Adding Sound to Blog

  1. kalo kita tambahin backsound… kira2 bertambah berat gak???

    kadang kapasitasnya filenya terlalu besar,… gmn cara utk mengecilkan file lagunya???

    Suka

  2. kalo dilihat ukuran file secara keseluruhan, menggunakan bground sound memang berpengaruh besar, namun bila hanya memberikan kode untuk menautkan file artinya file tersebut hanya berpengauh terhadap bandwidth hanya saat diputar (klik play).

    banyak perangkat lunak untuk mengedit file suara menjadi lebih ringan, pilih ekstensi .wav atau .mid yang relatif ringan dibanding lainnya.

    berikut beberapa software yang bisa dicoba : MP3 Sound Cutter(MP3 Cutter),
    CD to MP3 WAV Maker 2.00,MP3Resizer 1.1 (khusus untuk file suara yang berasal dari file mp3)

    Suka

  3. code nya di masukan ke mana ya?

    di bagian edit Html yg sebelah mana mas?

    di bagian ini kah?

    /* Use this with templates/template-twocol.html */

    bantu di perjelas ya mas.. makasih sblm nya

    Suka

  4. untuk pemasangan tidak akan bermasalah selama berada di antara < body > dan < /body >.ini seperti halnya menambahkan tautan, jadi bila kita ingin menampilkan di bagian sidebar, pasang di bagian HTML sidebar..silahkan dicoba

    Suka

  5. kira-kira aku bisa ngga ya, mas. Ato butuh berapa hari kira2 org lemot kaya saya bisa bikin yg beginian.. coba ah. Mohon doa restu he..he.. dan dukungan 😛

    Suka

  6. setuju dengan Kang Agus Hery, sebaiknya background sound nggak otomatis menyala (autostart), dan selalu dilengkapi dengan fasilitas untuk mematikan.

    saya pribadi termasuk yang menganggap background sound itu sangat mengganggu. pertama, belum tentu cocok dengan selera saya. kedua, biasanya saya blogwalking sambil mendengarkan musik sendiri, sehingga background sound tumpang tindih dengan musik yang saya putar.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s