Apa yang Harus Dilakukan Setelah Blog Ditinggal Setahun?

Nah itu itu juga pertanyaan bagus. Apa sih yang perlu kita lakukan setelah sadar jika kita melewatkan blog kita tanpa diisi artikel, video atau apapun itu?

Sepertinya sih banyak nih yang bakalan menanyakan hal yang sama. Termasuk penulisnya ini, beneran. Blog ini terakhir diupdate itu setahun yang lalu, bulan November 2016, tepatnya tanggal 7.

Sedangkan sekarang, sudah tanggal 16. Setahun bahkan sudah lebih. Jika dianggap ini pembayaran pajak kendaraaan yang kelewat batas waktu pembayarannya, sudah terbayang kan berapa nilai dendanya 🙂

Mumpung gratis nih, karena pihak wordpress juga tidak memberikan tagihan biaya atas pelayanannya, akan sangat sayang jika tidak kita lanjutkan. Atau bisa pula berpikiran sebaliknya, ah karena gratis ini, ngapain juga harus dipikirin. Toh ia juga masih bisa diakses.

Diakses cuma 1 orang sih, liat aja silsilah trafiknya perhari ini, 16 Nomver 2017. Ih jauh banget coba, sama yang hari terbaiknya. Bisa sampai ribuan. Ah, coba masih bisa bertahan seperti di tanggal 23 Mei 2008 saat masih 2,3K pengunjung saat itu. Manis. Bisakah kita bertemu saat-saat indah seperti itu?

Bisa, selama kita masih bisa berproses seperti saat itu. Mungkin tak banyak lagi yang membuka blog di zaman now. Jangan surut, mungkin memang waktunya harus segera berbenah, untuk bisa berjalan seiring zaman. Lalu apakah itu konsepnya?

Mungkin bisa dijejali dengan berita kekinian (meski sekarang sih untuk mencari berita terkini sudah banyak media aggregator yang buas, seperti Line Today, Babe atau UCBrowser?). Menyelipkan video, itu juga bagus. Memanjakan mereka yang malah baca dan lebih suka klik segitiga angkuh yang ada di tengah video di Youtube. Atau mungkin? silahkan isi sendiri.

Ah, yang penting hari ini blogku sudah terkinikan dengan artikel baru, yang ga jelas juga. Kasih ide dong, baiknya diapain 🙂

23164162_1745865162384643_4743627168947372032_n