Tempat Bertanya Perihal WordPress Dan Dapat Dollar

1. wpquestions.com

2. wplookup.com
Untuk lebih optimal, kita gunakan beberapa plugin yang dipasangkan di wordpress. Cocok untuk mereka yan menggunakan wordpress sebagai engine blognya, lalu dengan bantuan twitter untuk mempopulerkannya. Berikut beberapa plugin yang siap dipakai :

1. Tweetmeme Retweet Button
Ini adalah tombol cepat untuk mengirimkan artikel melalui twitter.
2. Twitter Counter
Hitung berapa pengikutmu di twitter.
3. WP to Twitter
Mengirim status twitter dari blog wordpress.
4. Comment Twitter
Memungkinkan komentar diterima dari akun twitter pembaca.
5. Twitter Friends Widget
Widget yang menampilkan daftar teman di twitter.
6. @Reply
Nantinya akan muncul @ di depan komentar yang berasal dari twitter.
7. Twitter Feed
Memunculkan feed twitter di WordPress.
8. Top Twitter Links
Ingin melihat seberapa banyak pesan di twitter yang menayangkan tautan di artikel wordpress.
9. Tweetbacks
Hampir serupa dengan nomer 1.
10. WP Follow Plugin
Menampilkan follower di WP.
Kini, untuk menarik lebih banyak pengunjung ke blog wordpress, tersedia sebuah tombol untuk membantunya. Dengan kehadiran tombol ini, pengunjung bisa berlangganan kabar dari blog yang dikunjungi agar suatu saat bila ada artikel baru bisa langsung masuk ke Inbox emailnya.
Caranya juga cukup mudah. Cukup tambahkan widget, cari yang bertuliskan :

Lalu tarik ke dalam sidebar, setelah itu silakan dikustom agar menarik perhatian pengunjung.

Lalu perhatikan pemunculan di sidebar!
Ingin membuat web direktori yang mudah? Gunakan WordPress. Dengan tambahan plugin yang bisa diunduh, kita bisa melakukannya dengan mudah.
Cukup unduh plugin WordPress direktori disini, aktifkan di dalam dasbor, maka sekilas kita bisa buat web direktori dengan singkat.
Di dalamnya, tersedia beragam tampilan yang bisa diganti, semudah dengan mengaktifkan salah satu tombol yang tersedia. Untuk melihat versi demonya, silakan klik di : http://demo.directorypress.net/

Google Site mulai berbenah. Kini dengannya, kita akan lebih mudah menciptakan tata letak laman, tautan untuk navigasi dan juga menambahkan gadget. Template barunya tersedia untuk kepentingan intranet, situs, laman profil pekerja dan situs lainnya. Dengan Google Site, setiap dokumen yang disertakan akan menjadi dikonvert menjadi sebuah URL agar mudah berkomunikasi dengan laman lainnya.
Google Translate mulai hari ini menambahkan fitur baru, yakni “speech”, dimana kata yang ditulis dalam bahasa Inggris bisa diperdengarkan oleh penggunanya.
Saat ini, ketika kita menulis di Twitter yang lalu kita sebarkan ke status facebook secara otomatis melaui Twitter Facebook app, maka sebuah tautan tidak akan diaktifkan oleh facebook. Facebook hanya akan mengaktifkan sebuah tautan bila melalui fitur “Attach”.
Facebook kini secara otomatis akan menayangkan poto pasangan saat mereka memilih kata bertunangan (engage) di statusnya. Tentu bila poto tersebut disediakan oleh pasangan ini sebelumnya. Ada yang sudah mencoba?
Indonesia adalah satu-satunya negara dimana Yahoo lebih unggul dibandingkan Google.
Di negara-negara lain seperti Vietnam, dan India Google masih tetap
menguasai. Bahkan di Polandia, China, dan Rusia, Yahoo tidak masuk 10
besar. Laporan yang dirilis Opera perSeptember 2009, Yahoo berada di posisi ke-3 sedangkan Google di posisi 5.
Sejak saat ini, fitur Geotagging bisa diaktifkan di WordPress.com. Dengan bantuan ini, maka lokasi tempat kita berada bisa ditautkan baik profil maupun posting. Berguna untuk melokalisir posting sehingga teman pun mudah untuk kelengkapan berita yang ditulis di blog.
Untuk mengaktifkannya, setelah masuk ke Dasbor, arahkan ke bagian “Pengguna”, lalu submenu “Profil Anda”.

Saat menemukan peta, sertakan opsi berikut :
- Isikan alamat (nama kota) lalu klik tombol “Find Address”.
- Klik pada lokasi yang diinginkan
- Lalu klik “Auto Detect”.
Tentu dibutuhkan kemampuan teknis agar blog kita tidak memakan waktu loading lama saat dibuka. Namun untunglah ada beberapa tool di internet yang bisa kita gunakan.
1. Tes kecepatan blog.
Kita bisa gunakan tenaga bantuan dari iWebTool’s Speed Test dan Pingdom’s Full Page test.
2. Gunakan hosting yang terpercaya.
Biasanya kita bisa cek dari versi PHP dan MySQL terbaru. Tentunya juga dengan adanya ruang (space) yang cukup lega.
3. Tampilkan gambar yang sudah direduksi ukurannya.
Tak perlu dengan resolusi tinggi, dan juga ukur kira-kira gambar yang akan digunakan. Toh nantinya gambar akan ditampilkan secara thumnail. Ide bagus juga bila kita tak mengijinkan orang lain untuk menggunakan gambar dari tempat kita. Untuk itu cek bagian .htaccess dan sertakan kode berikut :
1. RewriteEngine on
2. RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
3. RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http://(www\.)?example\.com/.*$ [NC]
4. RewriteRule .*\.(gif|jpg|png|ico)$ – [F,L]
4. Kurangi penggunaan video terlalu banyak, terlebih di halaman muka.
Gunakan pemenggalan seperti “more”, jadi file video akan terbuka bila hanya ditampilkan dalam halaman terpisah.
5. Jangan terlalu banyak instal plug in.
Selain memboroskan space di hosting, juga karena tidak semua plugin akan optimal dipakai di setiap halaman.
6. Tembolokan halaman.
Gunakan bantuan dari WP Super Cache plugin. Dengan ini server akan menyalin halaman, tentu ini akan lebih mudah dibandingkan bila server selalu mengeksekusi SQL dan PHP berulang-ulang.
7. Bersihkan database.
Bisa dilakukan secara manual, atau gunakan saja WP DB Manager.
Digitalpoint menyediakan beragama web tool untuk keperluan monitoring website. Dari sekian banyak yang disediakan, berikut beberapa diantaranya :
1. Dengan bantuan alat ini, kita bisa melihat sejauh mana mesin pencari mengindeks back links yang diterima ke website kita:
http://www.digitalpoint.com/tools/backlinks/
2. Pernah dengar istilah geotargeting? dimana mesin pencari seperti google seringkali menyaring pencarian berdasarkan lokasi server. Ini bisa jadi jawaban mengapa web kita hanya bisa diakses di negara tertentu:
http://www.digitalpoint.com/tools/website-country/
3. Lihat pengunjung berdasarkan lokasi:
http://www.digitalpoint.com/tools/geovisitors/
4. Cek rangking Yahoo!:
http://www.digitalpoint.com/tools/webrank/
5. Untuk menganalisa trafik, klik, dan hasilnya dari beriklan di adsense (butuh akun adsense untuk menggunakannya):
http://www.digitalpoint.com/tools/adsense-charts/
6. Kadang kita ingin lihat apa yang muncul saat iklan dari adsense yang mungkin muncul bila pengunjung memilih website tertentu atau kata kunci tertentu:
http://www.digitalpoint.com/tools/adsense-sandbox/
7. Jaringan iklan yang bisa anda pilih dengan begitu anda bisa berbagi iklan dengan pemilik website lain:
http://www.digitalpoint.com/tools/ad-network/
8. Counter, untuk menghitung jumlah pengunjung, trafik web dan lainnya :
http://www.digitalpoint.com/tools/counter/
Ternyata masih banyak orang yang membicarakan Wiki. Meski tak sepopular 2 tahun belakangan, namun fungsinya yang bisa berbagi informasi menjadikannya bahan rujukan oleh banyak netter.
Tertarik untuk membuatnya? coba gunakan salah satu plug in di WordPress. Dengan kekuatan fitur ini, anda bisa menambah artikel dan pertanyaan yang paling sering diajukan (FAQ), merating pertanyaan, merating isi, mempertontonkan artikel terkait dan banyak hal!
Hanya saja, untuk mengaktifkannya, Anda perlu membeli themes khusus ini di Themeforest. Setelah selesai diunduh, unzip filenya di desktop dan cari folder yang bernama “themes” lalu buka.
Unggah Theme
Lalu unggah theme yang ada ke dalam direktori “/wp-content/themes” dalam server.
Aktifasi Wiki Theme
Klik pada WordPress Wiki Theme untuk mengaktifkan.
Tuju bagian “Appearance->Themes” dalam admin WordPress, lalu klik pada theme untuk mengaktifkan.
Bila sudah, anda bisa mulai menulis artikel. Umumnya, tulis kalimat pendek dalam kolom yang berbunyi “Exerpt” dan anda bisa menemui teks yang tak perlu ditarik di bagian pertama. 